Gisella Anastasia, yang akrab disapa Gisel, belakangan ini kembali menjadi sorotan publik setelah ia mengungkapkan perasaannya terkait komentar netizen yang menyebutnya sebagai panutan. Hal ini berkaitan dengan bagaimana Gisel dan mantan suaminya, Gading Marten, Jaga Hubungan dengan Gading tetap menjaga hubungan baik demi anak mereka, Gempita Nora Marten.
Dalam sebuah wawancara, Gisel mengaku merasa aneh dan sedikit canggung ketika dianggap sebagai contoh ideal dalam menjaga hubungan pasca-perceraian. “Rasanya lucu saja. Saya tidak pernah berpikir untuk menjadi panutan. Saya hanya mencoba melakukan yang terbaik untuk Gempi,” ujarnya.
Fokus pada Kebahagiaan Anak
Gisel menjelaskan bahwa keputusannya untuk tetap berkomunikasi baik dengan Gading semata-mata demi kebahagiaan anak mereka. Menurutnya, anak membutuhkan lingkungan yang penuh kasih sayang, meskipun orang tua sudah tidak lagi bersama.
“Kami tahu keputusan ini bukan untuk kami, tapi untuk Gempi. Dia harus tahu bahwa kami, sebagai orang tua, tetap ada untuknya,” kata Gisel.
Hubungan harmonis Gisel dan Gading ini memang sering terlihat di media sosial. Mereka kerap menghabiskan waktu bersama untuk merayakan momen-momen penting seperti ulang tahun Gempi, liburan, hingga acara keluarga lainnya.
Respon Netizen
Banyak netizen yang memuji kedewasaan Gisel dan Gading dalam menjalani hubungan ini. Mereka bahkan menyebut keduanya sebagai pasangan mantan yang ideal. Namun, Gisel menanggapi komentar tersebut dengan rendah hati.
“Saya rasa, setiap orang punya caranya masing-masing. Kami hanya melakukan apa yang kami rasa benar. Kalau orang lain bisa mengambil sesuatu yang positif dari itu, Jaga Hubungan dengan Gading saya bersyukur,” ungkapnya.
Tantangan yang Dihadapi
Meskipun terlihat baik-baik saja, Gisel tidak memungkiri bahwa perjalanan ini tidak mudah. Dibutuhkan kesabaran dan pengertian yang besar untuk bisa tetap berkomunikasi secara sehat dengan mantan pasangan.
“Sebenarnya, ada banyak momen sulit yang tidak orang lain lihat. Tapi, kita belajar untuk menempatkan kepentingan anak di atas segalanya,” tambahnya.
Harapan untuk Gempi
Di akhir wawancara, Gisel menyampaikan harapannya untuk Gempi. Ia ingin putrinya tumbuh menjadi pribadi yang bahagia dan penuh kasih sayang. “Saya hanya ingin Gempi tahu bahwa dia dicintai, apa pun yang terjadi. Itu yang terpenting,” tutup Gisel.
Kisah Gisel dan Gading ini menjadi bukti bahwa perceraian tidak selalu harus berujung pada hubungan yang buruk. Dengan komitmen untuk tetap memberikan yang terbaik untuk anak, keduanya mampu menunjukkan kedewasaan yang patut diapresiasi.
